Hari ini adalah spesial bagiku. Yap! Hari ini spesial karena ini adalah hari yang ditunggu-tunggu selama empat tahun. Hari ini aku di wisuda. Rasanya senang sekali bisa memakai baju toga lengkap dengan topi segilimanya. Tapi sayang tak ada satupun keluargaku yang menyaksikan hari bersejarah dalam hidupku. Faktor jaraklah yang menjadi penghalang keluargaku untuk datang. Antara Jember-Sukabumi. Sempat ingin memaksa kedua orangtuaku untuk datang tapi aku pikir-pikir lagi. Kasian. Kedua orangtuaku belum pernah bepergian jauh. Aku khawatir jika dipaksanakan mereka akan merasa cape selama diperjalanan apalagi jika naik kereta mereka pasti kebingungan karena sistem yang baru dikereta api. Tapi tak apalah, situasi seperti ini bukan aku saja yang merasakan. Teman satu perjuangankupun (Eko) bernasib sama denganku.

Aku dan teman seperjuanga (Eko)







Poto bersama dengan orang penting dekanat

Ini Lucky, teman diangkatanku yang paling rajin

Teman seperjuangan "Eko"

Dua pangeran dan sang putri... :D

Pose ditempat legend

Orang-orang sukses pose di patung Triumviraat

Ciattttt!!!!! kami siap menantang dunia...

Favorit banget nih poto!!

Pengertian Pembelajaran Kooperatif
Pembelajaran kooperatif (cooperative learning) pertama kali dikemukakan oleh Elliot Arison et al., selanjutnya pembelajaran kooperatif dikembangkan oleh Robert Slavin et al. Pembelajaran kooperatif (cooperative learning) merupakan salah satu bentuk model pembelajaran yang berorientasi faham konstruktivisme.
 Davidson & Kroll (dalam Hobri, 2009:47) menyatakan bahwa belajar kooperatif adalah kegiatan yang berlangsung dalam lingkungan belajar sehingga siswa dalam kelompok kecil saling berbagi ide-ide atau bekerja sama untuk menyelesaikan tugas akademik. Sementara itu menurut Lie (dalam Wena, 2011:189) pembelajaran kooperatif adalah sistem pembelajaran yang memberi kesempatan kepada siswa untuk bekerja sama dengan sesama siswa dalam tugas-tugas yang terstruktur, dan dalam sistem ini guru bertindak sebagai fasilitator.
Berdasarkan pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif merupakan cara belajar dengan cara berkelompok yang memiliki tata cara atau aturan-aturan tertentu yang menuntut kerjasama antar siswa. Pada dasarnya dalam pembelajaran kooperatif, siswa dibagi dalam kelompok-kelompok belajar yang di dalamnya siswa harus berinteraksi atau bekerja sama satu sama lain untuk mencapai tujuan belajar.

Karakteristik Pembelajaran Kooperatif
Slavin (dalam Hobri, 2009:47) menyatakan bahwa dalam pembelajaran kooperatif siswa belajar dalam kelompok kecil yang bersifat heterogen dari sisi gender, etnis, dan kemampuan akademik untuk saling membantu satu sama lain dalam mencapai tujuan belajar. Dengan pembelajaran ini siswa belajar menerima perbedaan dan memahami karakteristik anggota kelompoknya yang berbeda latar belakang.
Menurut Jarolimek dan Parker (dalam Isjoni, 2012:65) alasan pembentukan kelompok yang heterogen adalah pertama, kelompok heterogen memberikan kesempatan untuk saling mengajar (peer tutoring) dan saling mendukung. Kedua, kelompok ini meningkatkan relasi dan interaksi antar agama, etnik, dan gender. Terakhir, kelompok heterogen memudahkan pengelolaan kelas karena adanya satu orang yang berkemampuan akademis tinggi, guru mendapatkan satu asisten untuk setiap kelompok.
Hakikatnya pembelajaran kooperatif (cooperative learning) sama dengan belajar secara berkelompok, sehingga banyak anggapan yang menyatakan bahwa pembelajaran kooperatif (cooperative learning) sama dengan belajar kelompok. Bennet (dalam Isjoni, 2012:41) menyatakan bahwa tidak semua belajar kelompok dapat dikatakan pembelajaran kooperatif. Menurutnya ada lima karakteristik utama yang membedakan pembelajaran kooperatif dengan belajar kelompok antara lain: a) positive interdevence (hubungan timbal balik), b) interaction face to face (interaksi antar siswa), c) tanggung jawab pribadi dalam anggota kelompok, d) membutuhkan keluwesan, dan e) adanya proses kelompok.

Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Kooperatif
Pembelajaran kooperatif mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan. Kelebihan pembelajaran kooperatif menurut Hill and Hill (dalam Hobri, 2009:49) adalah sebagai berikut:
a.       meningkatkan prestasi siswa;
b.      memperdalam pemahaman siswa;
c.       menyenangkan siswa;
d.      mengembangkan sikap kepemimpinan;
e.       mengembangkan sikap positif siswa;
f.       mengembangkan sikap menghargai diri sendiri;
g.      membuat belajar secara inklusif;
h.      mengembangkan rasa saling mememiliki;
i.        mengembangkan keterampilan masa depan.
Selanjutnya Jarolimek & Parker (dalam Isjoni, 2012:24), mengatakan ada lima  keunggulan yang diperoleh dalam pembelajaran kooperatif antara lain sebagai berikut:
a.       saling ketergantungan yang positif,
b.      adanya pengakuan dalam merespon perbedaan individu,
c.       siswa dilibatkan dalam perencanaan dan pengelolaan kelas,
d.      suasana kelas yang rileks dan menyenangkan,
e.       terjalinya hubungan yang hangat dan bersahabat antara siswa dengan guru, dan
f.       memiliki banyak kesempatan untuk mengekpresikan pengalaman emosi yang menyenangkan.

Berdasarkan kedua pendapat tokoh tersebut dapat dinyatakan bahwa pembelajaran kooperatif dapat mengembangkan tingkah laku kooperatif (berkelompok), mengembangkan hubungan baik antarsiswa, dan dapat mengembangkan kemampuan akademis siswa.
Selain mempunyai kelebihan, pembelajaran kooperatif juga mempunyai kelemahan. Kelemahan pembelajaran kooperatif menurut Dess (dalam Hobri, 2009:52-53) adalah sebagai berikut:
a.       membutuhkan waktu yang lama bagi siswa, sehingga sulit untuk mencapai target kurikulum;
b.      membutuhkan waktu ynag lama bagi guru sehingga kebanyakan guru tidak mau menggunakan strategi pemebelajaran kooperatif;
c.       membutuhkan keterampilan khusus guru sehingga tidak semua guru dapat melakukan atau menggunakan strategi pembelajaran kooperatif;
d.      menuntut sifat tertentu dari siswa, misalnya sifat suka bekerja sama.


Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT)
Pembelajaran Kooperatif tipe numbered heads together (NHT) atau penomeran berpikir bersama adalah jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa sebagai alternatif terhadap struktur kelas tradisional (Trianto, 2011:62). Model pembelajaran ini pertama kali dikembangkan oleh Spencer Kagan pada tahun 1993. Pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together (NHT) merupakan salah satu variasi dari pembelajaran kooperatif. Pembelajaran ini mempunyai karakterik utama yaitu guru menunjuk satu siswa untuk mewakili kelompok, sebelumnya guru tidak memberi tahu siapa yang akan mewakili kelompok (Anggraini, 2012:21).
Menurut Ibrahim (dalam Hobri 2009:62) ada empat langkah yang harus dilaksanakan dalam pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together (NHT) yaitu (a) penomoran, (b) pengajuan pertanyaan, (c) berpikir bersama, dan (d) pemberian jawaban. Namun dari keempat langkah tersebut dapat dikembangkan menjadi enam langkah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. Keenam langkah tersebut dapat dilihat dalam tabel 2.1.

Tabel 2.1 Langkah Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT)


Langkah
Indikator
Aktivitas Guru
Langkah 1
Persiapan
Guru menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang sesuai dengan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT).
Langkah 2
Penomoran (Numbering)
Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok, kemudian membagikan nomer kepada setiap siswa dalam kelompok.
Langkah 3
Pertanyaan (Questioning) dan Berpikir Bersama (Heads together)
Guru membagikan pertanyaan berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) kepada setiap kelompok. Kemudian masing-masing kelompok diminta untuk mendiskusikan pertanyaan tersebut secara bersama-sama.
Langkah 4
Pemberian Jawaban (Answering)
Guru mengundi nomer kemudian menyebutkan  satu nomer dari siswa dalam setiap kelompok untuk menyelesaikan pertanyaan yang ada di LKS.
Langkah 5
Kesimpulan
Guru memberikan kesimpulan atas semua pertanyaan yang telah dikerjakan oleh siswa.
Langkah 6
Penghargaan
Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang terbaik berupa kata-kata pujian maupun tepuk tangan.

Daftar Pustaka
Hobri. 2009. Model-model Pembelajaran Inovatif. Jember: FKIP, Universitas Jember.
Isjoni. 2012. Cooperative Learning. Bandung: Alfabeta.
Trianto. 2011. Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: PT. Prestasi Pustaka Publisher.
Wena, Made. 2011. Strategi Pembelajaran Inovatif Konteporer. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Dinner @ FESTAMASIO 6 SURABAYA


Teater Tiang @ Botani Sukorambi


Pengakuan Khosim Saat di Surabaya


TEATER TIANG @ FESTAMASIO 6 SURABAYA


GANGNAM STYLE VERSI ANAK-ANAK TIANG







JING-AN KARYA FERICK S P


MONOLOG PRITA ISTRI KITA KARYA ARIFIEN C NOER



Sebelum keberangkatan nih, poto bareng dulu sama pak PD III
Team and crew poto bareng dulu nih,, waa keren coz pake seragam item-item                          
Poto sama anak-anak orok dari bali...
poto bareng sama temen dari aceh nih...

poto bareng sama temen dari malang nih...
poto brg sama temen dari palembang nih,,, kasian kyanya hiasan dikepalanya berat bangeddd
poto bareng sama anak-anak teater pelangi malang
poto bareng sama anak anak teater Gabi Palembang

Wahhh kali ini teater tiang berkesempatan untuk mementaskan naskah secara berkeliling kota. Kota tujuannya adalah Lamongan dan Surabaya,, Yeeeeeee

Ini nih aku, narsis sendiri....


Makan bareng anak-anak Lamongan

pose sok imutttt....

Kalau poto yang di bawah ini nih, di ambil di IAIN Sunan Ampel Surabaya




Wahahahaha...
Liburan lagi nih bareng anak-anak tiang, kali ini tujuan liburannya ke kawah ijen.. yeeeee \(^_^)/
ini nih poto-potonya...

Ini nih saya, narsis sendirian...
dari kiri ke kanan: yayan (me), bilda, lucy, dika, haho, eko, beni, mbob, ferik. Yang motoin bang oim..    

nih pose-pose bintang L-Men, hehehe

aseeeeekkk...
posenya kerennnn,,, hihi :)

ada yang headstanddd...
siapa tuhh??? ko g kliatan wajahnya...
Rider kabeh rek...
oia ini yang motoin mas-mas yang negjagain penginapan di Ijen


Ada bule, langsung di ajak poto-poto..
hihi

Sarapan ceritanya, tapi yang dimakan apa yah????

ceritanya ini power ranger...
Berubaaaaah...!!!

Kali ini nih, aku mau ngapload poto saat pulang kuliah subuh.. begini ceritanya, saat poto ini di ambil sekitar jam 6-an pagi.. (wah ko pagi-pagi ko poto-poto??) pertanyaan yang bagus! jadwal kuliah subuh alias jam ke- 0 sudah biasa bagi anak-anak FKIP UNEJ. Kuliah subuh ini di adakan rata-rata atas permintaan dosen karena kalau sesuai jadwal yang dari akademik dosennya bisa cape coz bisa seharian ful ngajar. Jadi sebagai siasatnya para dosen memindahkan jadwal menjadi ke jam 0. Tapi pas hari itu dosennya berhalangan hadir, padahal para mahasiswa sudah siap belajar semua (prok-prokkk). Jadinya pulang, trus sebelum pulang ada anak yang berpoto ria,, ya sudah kita nimbrung aja.. hahahahaha 

 nih poto-potonya..

dari kir ke kanan: geby, barbara, aku, eko, dan mbah alias dwi

dari kiri ke kanan: aku, lea, lana, isma, mbah, arin, barbara. bawah: eko
ceritanya pasang-pasangan nih,,,, :D




video diatas adalah video PENGGALI INTAN selama di malaysia. sebenarnya masih banyak video yang unik dan seru lainnya, tapi sayang semuanya ilang sama laptop-laptopnya juga..
hemmmmm...
potonya aja wes yo ta upload di sini...
ini proses packing... sampai-sampai pak PD III bantuin lho...
baru nyampe juanda, eh ada mas mamak nyamperin (mas mamak yg tengah}
Nih barang bawaan kita, buaaaaanyak banget...
udah banyak berat lagi,, pas masuk penimbangan, harus bayar lagi coz berat di atas rata-rata.
Nunggu Pesawat @ bandara juanda

Pas udah nyampe di Malaysia, ga ada poto-potonya coz anak-anak udah g mood coz pada kecapean..
jadi nyampe hotel langsung tidur,,,

HARI PERTAMA,,,

Sarapan se, di Garden cafe,, uenak loh makannya prasmanan,,,
hihi
Sambil nunggu bis jemputan, poto-poto se breng bu Gik..
Narsis se..
nah bang oim sama mas kris lagi bikin properti nih..

Habis bikin poperty, maem dulu...

Copyright © 2012 Catatan Kang Yayan.